A.
Pengaruh faktor geografis terhadap masyarakat
Faktor
lingkungan menjadi sangat dominan dalam mempengaruhi kepribadian seseorang . Kondisi
alamiah dan manusia pada dasarnya memiliki hubungn timbal balik dimana pada
akhirnya setiap manusia memiliki karakteristik yang berbeda-beda di setiap
wilayah. Aktivitas penduduk di suatu daerah sangat dipengaruhi oleh kondisi
geografis terutama kondisi fisiknya. Kondisi fisik tersebut meliputi kondisi
iklim, topografi, jenis dan kualitas tanah serta kondisi perairan.
Aktivitas
penduduk yang terkait pada kondisi alam dapat diketahui dari corak kehidupan
penduduknya, yakni:
1.
Corak kehidupan di daerah pantai.
Pada
masyarakat pantai umumnya masyarakat bermatapencarian nelayan. hal ini disebabkan
oleh ketersediaan SDA yang melimpah di perairan seperti ikan dan kekayaan biota
lainnya yang bernilai jual tinggi. Pola Pemukiman penduduk di daerah pantai adalah
memanjang mengikuti garis pantai. Karakteristik
masyarakat pantai adalah orang yang lebih keras dan kuat, hal tersebut dipengaruhi oleh
kondisi alam berupa ombak dan gelombang.
2.
Corak kehidupan di dataran rendah.
Kebanyakkan
wilayah di Indonesia dataran rendah yaitu berupa dataran alluvial. Oleh karena
itu, umumnya dataran rendah menjadi pusat pemukiman penduduk dan pusat kegiatan
ekonomi masyarakat. keanekaragaman aktivitas penduuk ini menunjukkan adanya
heterigenita mata pencaharian penduduk. Petani, pedagang, buruh dan pegawai
kantor adalah beberapa contoh mata pencarian penduduk daerah dataran rendah. Karakteristik
masyarakat di dataran rendah adalah masyarakat yang lebih lembut dan sederhana
serta menjunjung tinggi rasa kegotongroyongan.
3.
Corak kehidupan di dataran tinggi
Wilayah
Indonesia pada daerah dataran tinggi memiliki sistem pegunungan yang memanjang
dan masih aktif. Relief dataran dengan banyaknya pegunungan dan perbukitan
menyebabkan Indonesia memiliki kesuburan tanah vulkanik, udara yang sejuk dan
alam yang indah. Penduduk daerah
pegunungan juga banyak yang memanfaatkan suhu udara yang dingin untuk menanam
sayuran dan tanaman perkebunan. Selain itu, elief dataran yang demikian juga
memiliki potensi menjadi daerah pariwisata.
B.
Pengaruh faktor geografis terhadap struktur
sosial
Hal-hal
yang mempengaruhi struktur sosial masyarakat Indonesia adalah
1.
Keadaan geografis. Kondisi geografis
Indonesia yang terdiri dari pulau-pulau yang saling terpisah menyebabkan
masyarakatnya memiliki karakteristik budaya dan suku yang berbeda-beda.
2.
Mata pencarian. Masyarakat Indonesia
memiliki mata pencarian yang beragam anatara lain sebagai petani,
nelayanataupun sektor industri.
3.
Pembangunan. Pembangunan dapat
mempengaruhi struktur sosial masyarakat indonesia.
Referensi :
https://abelpetrus.wordpress.com/geography/kondisi-geografis-dan-penduduk-indonesia/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar